| Dakwaan |
Peristiwa dugaan Tindak Pidana Penganiayaan, yang mana kejadian tersebut terjadi diketahui hari Jumat tanggal 18 Oktober 2024 sekira pukul 17.35 wib yang bertempat di Jl.Kampung Jambak RT 001 RW 002 Kel.Batipuh Panjang Kec. Koto Tangah Kota Padang. Kejadian tersebut berawal pada saat korban sedang menyiram tanaman kemudian datang Pgl IPAN sambil emosi menanyakan permasalahan surat-surat tanah tersebut, korban pun mendekati Pgl IPAN, Pgl IPAN menepis tangan sebelah kanan korban menggunakan tangan sebelah kiri Pgl IPAN sebanyak 1 (satu) kali, setelah itu terjadi ribut mulut antara korban dengan Pgl IPAN yang membuat korban ketakutan sehingga korban mengambil seng dan mengayun-ayunkan seng tersebut ke arah Pgl IPAN dengan maksud untuk menyuruhnya pergi dan untuk membela diri, dan korban juga melemparkan batu ke arah Pgl IPAN namun tidak mengenai Pgl IPAN dengan tujuan menyuruh Pgl IPAN pergi, setelah itu Pgl IPAN mengambil secara paksa seng yang korban pegang di tangan kanan korban yang membuat tangan korban terluka, setelah itu Pgl IPAN memegangi dan memelintir tangan korban kemudian menarik secara keras tangan korban sebanyak 2 (dua) kali, Pgl MARNIATI meremas kedua belah tangan korban menggunakan kedua tangannya, kemudian datang Pgl DEWI yang menarik Pgl WINDY yang mencoba melerai dengan keras, selanjutnya Pgl IPAN memukul menggunakan tangan kirinya ke arah tangan sebelah kanan korban sebanyak 1 (satu) kali, selanjutnya Pgl IPAN mendorong bahu sebelah kanan korban menggunakan kedua tangan Pgl IPAN sebanyak 1 (satu) kali, lalu Pgl IPAN mendorong kedua belah bahu korban menggunakan kedua tangan Pgl IPAN sebanyak 1 (satu) kali, kemudian Pgl IPAN mendorong tangan sebelah kanan korban sebanyak 1 (satu) kali, setelah itu peran dari Pgl MARNIATI adalah Pgl MARNIATI meremas bahu kanan dan kiri korban menggunakan kedua tangan Pgl MARNIATI, Pgl DEWI menepis tangan kanan korban menggunakan tangan sebelah kiri Pgl DEWI sebanyak 3 (tiga) kali, Pgl DEWI mendorong bahu sebelah kanan korban sebanyak 1 (satu) kali, Pgl MARNIATI dan Pgl IPAN juga menyabut tanaman yang korban tanam, setelah itu korban masuk kembali ke dalam rumah korban, sedangkan Pgl IPAN, Pgl DEWI dan Pgl MARNIATI tetap berada di luar rumah korban mengumpulkan tanaman yang mereka cabut di depan teras rumah korban dan membuang batu yang tertumpuk berserak di depan rumah korban, dan juga menaruh batu tersebut di jalan tempat motor korban lewat sehingga motor korban tersebut tidak bisa lewat; |