| Kembali |
| Nomor Perkara | Penyidik Atas Kuasa PU | Terdakwa | Status Perkara |
| 5/Pid.C/2026/PN Pdg | BERKAT MAHA PUTRA WARUWU,SH | DERI ANDIKA Pgl. DERI Bin ADAM | Minutasi |
| Tanggal Pendaftaran | Kamis, 12 Mar. 2026 | ||||||
| Klasifikasi Perkara | Penganiayaan | ||||||
| Nomor Perkara | 5/Pid.C/2026/PN Pdg | ||||||
| Tanggal Surat Pelimpahan | Rabu, 11 Mar. 2026 | ||||||
| Nomor Surat Pelimpahan | R/263/III/2026/Reskrim | ||||||
| Penyidik Atas Kuasa PU |
|
||||||
| Terdakwa |
|
||||||
| Advokat | |||||||
| Anak Korban | |||||||
| Dakwaan | Berawal pada hari Rabu tanggal 05 November 2025 sekira jam 19.00 Wib korban FITRIA LOVE Pgl. TIA dijemput oleh terdakwa DERI ANDIKA Pgl. DERI Bin ADAM di rumahnya Jl. Aur Duri Indah Kelurahan Parak Gadang Timur Kecamatan Padang Timur Kota Padang untuk menemani korban mengantarkan karangan bunga (akrilik) ke Kampus UNP Padang Jalan Ulak Karang Kec. Padang Utara Kota Padang, saat akan ke Kampus UNP Padang Jalan Ulak Karang Kec. Padang Utara Kota Padang korban dan terdakwa singgah ke tempat percetakan di Jalan Gurun Laweh Kec. Padang Timur Kota Padang, selesai dari dipercetakan sekira jam 20.29 Wib korban dan terdakwa berangkat menuju Kampus UNP Padang, dalam perjalanan di Tugu Simpang Aru masuk telepon group “bermain mobile legend” di Handphone milik korban, terdakwa yang tidak senang kemudian mengendarai mobilnya sambil berkata “ah, ado telpon group mah, angkek lah”, dan dijawab korban “beko se lah”, lalu pelaku berkata “angkek se lah” dan dijawab korban “ndak doh, beko takuiknyo bamasalah lo dek awak”. Kemudian terdakwa berkata “selingkuh kau yo?” dan dijawab korban “ndak lah, gilo mah”. Mendengar perkataan tersebut, terdakwa marah dan langsung memukul lengan tangan kanan korban menggunakan tangan kirinya sebanyak 1 (satu) kali sambil berkata “jan aden lo kau gituan” sehingga terjadi cek cok mulut antara korban dan terdakwa, kemudian terdakwa kembali meninju lengan tangan kanan korban sebanyak 2 (dua) kali dan meninju dada korban sebanyak 1 (satu) kali. Setelah sampai di Kampus UNP, terdakwa mengantarkan korban pulang ke rumahnya dan dalam perjalanan pulang terdakwa menggunakan tangan kirinya kembali meninju lengan tangan kanan korban kurang lebih sebanyak 7 (tujuh) kali, meninju pelipis mata kanan korban sebanyak 1 (satu) kali, dan meninju kepala bagian atas korban sebanyak 2 (dua) kali, karena mendapatkan pemukulan tersebut korban pun melawan terdakwa dengan cara mengarahkan tangan kanannya ke arah wajah terdakwa namun ditangkis oleh terdakwa, kemudian korban pun menangis dan memvideokan kondisinya di dalam mobil, saat menangis tersebut terdakwa kembali mendorong kepala korban menggunakan tangan kirinya. Sesampainya di rumah korban, terdakwa langsung pergi meninggalkan korban menggunakan mobilnya.
2
Akibat peristiwa Penganiayaan tersebut berdasarkan Hasil Visum et Repertum Nomor : VER/922/ XI/2025/RS.Bhayangkara tanggal 06 November 2025 dokter yang memeriksa berkesimpulan pada pemeriksaan terhadap seorang perempuan yang mengaku berusia dua puluh empat tahun, ditemukan luka lebam di tangan kanan akibat kekerasan tumpul. Luka tersebut tidak menimbulkan penyakit atau halangan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. |
||||||
| Pihak Dipublikasikan | Ya |
